Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan fenomena doomscrolling terkait paparan berita pelecehan seksual pada perempuan dewasa awal pengguna media sosial Instagram di Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Subjek penelitian berjumlah 700 responden perempuan berusia 18–25 tahun yang aktif menggunakan Instagram. Instrumen yang digunakan adalah Doomscrolling Scale (Sharma et al., 2022) dengan 15 item skala Likert. Hasil analisis deskriptif menunjukkan nilai rata-rata doomscrolling sebesar 47,83 (SD = 4,97). Kategorisasi tingkat doomscrolling menunjukkan bahwa 74 responden (10,6%) berada pada kategori tinggi, 567 responden (81,0%) kategori sedang, dan 59 responden (8,4%) kategori rendah. Temuan ini mengindikasikan bahwa sebagian besar responden memiliki perilaku doomscrolling pada tingkat sedang, menandakan paparan konten pelecehan seksual di Instagram cukup memengaruhi kebiasaan menggulir berita negatif secara berlebihan. Penelitian ini menyoroti pentingnya literasi digital dan intervensi psikososial guna meminimalkan dampak negatif doomscrolling terhadap kesejahteraan psikologis perempuan dewasa awal.
Copyrights © 2026