Albumin Serum Manusia (HSA) adalah protein yang paling melimpah dalam plasma manusia dan memainkan peran penting dalam berbagai aplikasi medis dan bioteknologi. Oleh karena itu, pengembangan metode pemurnian yang efisien sangat penting untuk mendapatkan albumin dengan kemurnian dan hasil yang tinggi dari plasma darah donor. Studi ini bertujuan untuk meninjau dan menganalisis optimasi berbagai metode pemurnian albumin serum manusia dari plasma donor yang dilaporkan dalam studi terbaru. Pencarian literatur melalui basis data elektronik pada jurnal Elsevier, Springer Nature, dan Taylor & Francis dengan kata kunci 'Human Albumin OR Human Serum Albumin' menghasilkan total 1159 artikel, dengan dispesifikasikan oleh kriteria inklusi menjadi 9 artikel. Studi yang relevan dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditentukan sebelumnya. Setelah melalui proses penyaringan, sembilan artikel relevan dipilih dan dianalisis dalam tinjauan ini. Hasil menunjukkan bahwa beberapa teknik pemurnian umum digunakan, termasuk fraksinasi etanol, kromatografi pertukaran ion, kromatografi afinitas, dan metode pemisahan berbasis membran. Fraksinasi etanol tetap banyak diterapkan dalam proses industri karena hasil dan efisiensi biayanya yang tinggi, sementara teknik kromatografi memberikan kemurnian albumin yang lebih tinggi. Selain itu, beberapa studi melaporkan bahwa menggabungkan beberapa metode pemurnian atau sistem pemurnian hibrida dapat meningkatkan hasil dan kemurnian albumin. Kesimpulannya, pemilihan metode pemurnian bergantung pada aplikasi yang dituju dan skala produksi, sementara strategi pemurnian hibrida menunjukkan potensi yang menjanjikan untuk meningkatkan efisiensi pemurnian albumin.
Copyrights © 2026