Kacang tunggak (Vigna unguiculata) merupakan tanaman kacang-kacangan yang mengandung protein tinggi sekitar 22,90%, namun produktivitasnya masih rendah akibat gangguan gulma yang dapat menurunkan hasil hingga 76–90%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas herbisida pendimethalin dalam mengendalikan gulma serta pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan hasil kacang tunggak. Penelitian dilaksanakan pada Desember 2024 hingga Februari 2025 di lahan pertanian Krampyangan, Pasuruan, Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan enam perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan meliputi: Wd (Weedy) petak bergulma, Wf (Weed free), H1.5 (Pendimethalin 1,5 l b.a ha-1), H1.5+P14 (Pendimethalin 1,5 l b.a ha-1 + penyiangan 14 HST), H2 (Pendimethalin 2 l b.a ha-1) dan H2+P28 (Pendimethalin 2 l b.a ha-1 + penyiangan 28 HST). Parameter yang diamati meliputi komponen gulma, pertumbuhan dan hasil tanaman, serta analisis ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pendimethalin 1,5 l b.a ha-1 efektif mengendalikan gulma dengan Weed Control Efficiency sebesar 80% dan tanpa menimbulkan fitotoksisitas pada tanaman. Perlakuan ini juga menghasilkan produktivitas sebesar 19,82 ku ha-1 serta menghasilkan nilai R/C ratio sebesar 2,50.
Copyrights © 2026