Ercis (Pisum sativum L.) menjadi salah satu komoditas kacang-kacangan di Indonesia dengan jumlah permintaan yang terus meningkat, sedangkan produksi lokal tergolong tidak stabil sehingga diperlukan upaya pengembangan untuk meningkatkan hasil produksi ercis. Upaya tersebut salah satunya melalui pemuliaan tanaman menggunakan poliploidisasi dengan didukung oleh pemahaman terhadap hubungan antar karakter agronomi tanaman yang dapat mempengaruhi pertumbuhan hingga hasil produksi tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari korelasi pada karakter agronomi tanaman putatif tetraploid ercis serta analisis jalur yang terjadi. Penelitian ini dilakukan mulai bulan Januari-Maret 2025 di lahan penelitian PT. Sukses Seed Sentosa, Pakis, Malang, Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan 250 ppm kolkisin untuk poliploidisasi dan 40 genotipe ercis koleksi Dr. Budi Waluyo, S.P., M.P. Penelitian dirancang menggunakan Rancangan Acak Kelompok Diperluas dengan 35 genotipe tetraploid uji dan 5 genotipe cek. Data yang didapatkan dianalisis menggunakan analisis korelasi dan analisis jalur. Hasilnya terdapat korelasi antar karakter, terutama terhadap bobot biji per tanaman sebagai hasil produksi tanaman. Karakter tersebut meliputi tinggi tanaman, jumlah cabang, ruas, polong dan biji per tanaman, serta bobot polong dan biji per tanaman. Karakter jumlah cabang per tanaman, jumlah biji per tanaman, bobot biji per tanaman dan per polong memiliki pengaruh langsung yang tinggi terhadap bobot biji per tanaman, sedangkan karakter lainnya memiliki pengaruh tidak langsung terhadap bobot biji per tanaman.
Copyrights © 2026