Penelitian ini membahas konflik sosial dalam novel Broken Strings karya Aurelie Moeremans melalui perspektif sosiologi sastra. Kajian ini dilatarbelakangi oleh pandangan bahwa novel dapat merepresentasikan realitas sosial, khususnya relasi kuasa yang timpang, hubungan toksik, perundungan, tekanan keluarga, dan stigma publik. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk konflik sosial, mengidentifikasi faktor penyebabnya, serta menjelaskan resepsi mahasiswa terhadap konflik yang ditampilkan dalam novel. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra dan resepsi pembaca. Data utama berupa kutipan narasi dan dialog dalam novel Broken Strings, didukung tanggapan mahasiswa Sastra Indonesia sebagai pembaca. Data dianalisis menggunakan teori konflik sosial Lewis A. Coser dan konsep penyebab konflik menurut Setiadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik hadir melalui tekanan batin, tindakan permusuhan, manipulasi emosional, kekerasan, ancaman, dan penilaian sosial. Implikasinya, Broken Strings dapat dipahami sebagai teks sastra kritis untuk membaca kuasa, trauma, relasi tidak sehat, serta pentingnya kepekaan sosial dalam kehidupan.
Copyrights © 2026