Diabetes Melitus (DM) sebagai penyakit tidak menular menunjukkan peningkatan prevalensi signifikan di Indonesia. DM di Desa Bibis, Kabupaten Bantul, DM menempati peringkat kedua penyakit terbanyak berdasarkan data Dinas Kabupaten Bantul 2023. Metode pengabdian yaitu pendampingan kader posbindu sebanyak 15 orang dalam melakukan skrining faktor resiko DM pada 40 warga Padukuhan Bibis. Pemilihan warga untuk dilakukan skrining menggunakan kriteria, yaitu warga yang belum terdiagnosis DM. Pelaksanaan pengabdian sebanyak 2 kali, yaitu tanggal 10 Juni (edukasi dan pelatihan untuk kader) dan 27 Juli (skrining DM oleh kader). Terdapat lima pos dalam skrining DM, yaitu pengisian identitas/registrasi, pengukuran gula darah, tekanan darah, indeks massa tubuh (IMT), dan pemberian edukasi. Hasil skrining DM pada warga yaitu 18% dengan risiko rendah DM, 58% dengan resiko sedikit meningkat, 23% dengan resiko sedang dan 3% dengan resiko tinggi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan meningkatkan deteksi dini dan kesadaran masyarakat tentang resiko DM.
Copyrights © 2026