Ketidaksesuaian data kependudukan peserta didik masih menjadi tantangan dalam pengelolaan data pendidikan, khususnya pada proses pemadanan antara Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan basis data Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil). Kondisi tersebut dikenal sebagai residu kependudukan dan berpotensi menimbulkan berbagai kendala administratif dalam layanan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sebaran residu kependudukan peserta didik jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Demak melalui pendekatan kuantitatif deskriptif yang didukung oleh analisis spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Data penelitian bersumber dari data sekunder yang diperoleh melalui dashboard residu data induk pendidikan serta data spasial lokasi sekolah. Analisis dilakukan dengan mengelompokkan jenis residu dan memvisualisasikannya dalam bentuk peta spasial untuk memberikan gambaran distribusi residu kependudukan antarwilayah. Pendekatan ini diharapkan dapat memberikan dasar analitis dalam mendukung upaya verifikasi, pemutakhiran data peserta didik, serta perencanaan pengelolaan data pendidikan yang lebih terarah di tingkat daerah
Copyrights © 2026