Era disrupsi ditandai dengan percepatan perkembangan teknologi digital, perubahan interaksi sosial, meningkatnya paparan media digital pada anak usia dini memberikan tantangan krusial terhadap pembentukan karakter dan literasi sosial-emosional bagi perkembangan anak. Fenomena ini menjadikan berkurangnya konsistensi pembiasaan posistif baik di rumah, sekolah, maupun lingkungan tempat tinggal menjadi persoalan mendasar yang memerlukan respons sistematis dari lembaga pendidikan anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penerapan kebiasaan positif di era disrupsi di TK Pembina UMP serta bagaimana respons orang tua terhadap implementasi program tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Subjek penelitian berjumlah 23 responden yang terdiri atas orang tua peserta didik, diperoleh melalui teknik total sampling karena jumlah populasi yang relatif terbatas. Teknik mengumpulkan data menggunakan teknik-teknik: studi observasi terstruktur, dokumentasi dan pengisian angket (Google Form). Instrumen angket disusun menggunakan skala likert empat tingkat. Analisis data dilakukan secara statistik deskriptif dengan menghitung presentase, rerata (mean), median, range, standar deviasi, dan koefisien variansi untuk menggambarkan kecenderungan respons terhadap penerapan tujuh kebiasaan positif bagi anak usia dini di kehidupan sehari-harinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 90% mendapatkan pernyataan yang positif dari responden terhadap implementasi 7 kebiasaan anak Indonesia hebat bagi anak usia dini baik di rumah, lingkungan masyarakat maupun di sekolah. Temuan ini mengidentifikasikan bahwa pembiasaan yang dilakukan secara konsisten memiliki kontribusi signifikan terhadap penguatan karakter serta literasi sosial-emosional anak di tengah berbagai tantangan era disrupsi. Meskipun penelitian ini bersifat deskriptif dan tidak menggunakan uji kausalitas inferensial, data menunjukkan adanya kecenderungan hubungan positif antara konsistensi penerapan kebiasaan dan perkembangan karakter anak. Dengan demikian, program pembiasaan rutin di TK Pembina UMP relevan untuk dipertahankan dan dikembangkan sebagai strategi preventif dan adaptif dalam menghadapi dinamika era disrupsi.
Copyrights © 2026