Kenyamanan termal pada bangunan di iklim tropis lembap seperti Indonesia sering kali menjadi tantangan besar yang berdampak pada konsumsi energi sektor tata udara. Ventilasi alami merupakan solusi pasif yang efektif, namun penerapannya sering kali tidak terukur dengan baik pada tahap desain awal. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan sebuah kerangka kerja (framework) evaluasi deterministik yang sistematis untuk menilai kepatuhan desain ventilasi alami terhadap standar nasional Indonesia, khususnya SNI 03-6572-2001 dan SNI 6381:2020. Metode yang digunakan adalah sintesis formula aerodinamika dasar, model kenyamanan adaptif, dan matriks keputusan berbasis regulasi tanpa memerlukan simulasi Computational Fluid Dynamics (CFD) yang kompleks. Hasil penelitian berupa alur keputusan 4-fase yang mengintegrasikan variabel spasial, okupansi, data iklim sekunder, dan suhu operasional ke dalam metrik kepatuhan kuantitatif. Kerangka kerja ini divalidasi melalui studi kasus ruang kerja standar. Hasilnya diharapkan menjadi alat bantu praktis bagi arsitek dan auditor energi dalam mengevaluasi performa tata udara pasif secara cepat pada tahap pra-konstruksi.
Copyrights © 2026