Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah komite audit, jumlah rapat komite audit, dan solvabilitas terhadap Audit Report Lag dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi pada perusahaan BUMN yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa annual report dan laporan keuangan perusahaan. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan menghasilkan 27 perusahaan dengan total 135 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan perangkat lunak E-Views. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah komite audit dan jumlah rapat komite audit tidak berpengaruh signifikan terhadap Audit Report Lag. Sebaliknya, solvabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap Audit Report Lag, yang menunjukkan bahwa peningkatan tingkat utang perusahaan dapat memperpanjang proses audit. Ukuran perusahaan tidak mampu memoderasi pengaruh jumlah komite audit dan jumlah rapat komite audit terhadap Audit Report Lag, tetapi mampu memoderasi hubungan antara solvabilitas dan Audit Report Lag. Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor kondisi keuangan perusahaan memiliki peran penting dalam menentukan ketepatan waktu penyelesaian laporan audit.
Copyrights © 2026