Program ketahanan pangan memerlukan perencanaan berbasis potensi lokal agar pemanfaatan Dana Desa lebih efektif dan berkelanjutan. Pengabdian ini bertujuan untuk menyusun model pertanian terintegrasi berbasis lahan kas desa di Desa Palaan, Kabupaten Malang. Kegiatan dilaksanakan melalui identifikasi potensi, koordinasi dengan pemangku kepentingan, Focus Group Discussion (FGD), penyusunan model, dan evaluasi kegiatan. FGD melibatkan 15 peserta yang terdiri atas pemerintah desa, BUMDes, kelompok tani, dan pendamping desa. Hasil kegiatan menunjukkan terindentifikasinya potensi pemanfaatan lahan kas desa seluas ± 500 m2, serta tersusunnya model SITAPALA yang mengintegrasikan tiga komponen usaha, yaitu budidaya jagung, peternakan kambing, dan budidaya ikan lele. Selain itu, kegiatan menghasilkan rekomendasi implementasi Program Ketahanan Pangan Desa yang disepakati seluruh peserta sebagai dasar penyusunan rencana kerja desa. Model yang dihasilkan memberikan kerangka perencanaan yang lebih sistematis, partisipatif, dan berkelanjutan dalam optimalisasi lahan kas desa untuk mendukung ketahanan pangan.
Copyrights © 2026