Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) (Studi Kasus: Petani Desa Purwodadi, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang) Zainal Abidin; Anggraeni Hadi Pratiwi; Dwi Nirnia Ari Cahyani; Dyah Pitaloka; M. Rizal Akbar Zamzami; Arief Lukman Hakim; Astrid Ika Paramitha; Vany Nanda Fradana; Defa Very Slamet Sugiono
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 3 No 4 (2023): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2023)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/icom.v3i4.3589

Abstract

Desa Purwodadi merupakan sebuah desa yang mempunyai potensi sumber daya alam melimpah. Ironisnya dengan melimpahnya sumber daya alam tersebut, para petani masih mengalami kendala dalam proses pengadaan pupuk. Para petani masih mengandalkan penggunaan pupuk kimia, dimana ada pengaruh negatif yang ditimbulkan dari penggunaan pupuk kimia tersebut. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu memberi pelatihan, dan pendampingan mengenai proses pembuatan Pupuk Organik Cair (POC). Kegiatan pelatihan pembuatan POC ini dilaksanakan pada bulan Januari 2023 di Desa Purwodadi, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata-Tematik (KKN-T) Universitas Islam Raden Rahmat. Pelaksanaan pengabdian ini dilakukan dengan cara memberikan pelatihan, yang diawali dengan pembagian kuisioner dan wawancara kepada para petani dengan menggunakan snow ball. Total peserta pelatihan ini yaitu 50 orang, meliputi 35 petani dan 15 perangkat Desa Purwodadi. Hasil pelatihan ini yaitu seluruh petani memahami pembuatan POC, sedangkan kedepan diharapkan perangkat desa mempunyai peran dalam mendukung pertanian organik yang berkelanjutan.
Bauran Pemasaran sebagai Upaya Peningkatan Daya Jual Jamu Seduh Tradisional Sugiarto Sugiarto; Dyah Pitaloka; Anggraeni Hadi Pratiwi; Zainal Abidin; Arief Lukman; Dwi Nirnia Ari Cahyani
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 4 No 4 (2024): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2024)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/icom.v4i4.5325

Abstract

ABSTRACT The lack of public interest in purchasing traditional brewed herbs is a result of the low supply of herbs required for consumption, although some argue that only sick people consume such medicines. This condition usually occurs in big cities. The aim of this activity is to increase the marketability of traditionally brewed herbs to the local community. The community service activity was carried out in Bumiaji, Batu, October 2023. The information collection method uses randomized respondents based on classification. Policy analysis using SWOT matrix approach. Selling techniques focus on market segments based on geographic, demographic, psychographic, and behavioral criteria. The target audience is young and elderly people who are interested in buying herbal medicine. Thanks to online sales promotion, the purchasing power of herbal medicine increased. The online marketing mix model increased the marketability of herbal medicine by 45%. Traditional medicine users appear to be 40% young and 60% elderly.
Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Pupuk Organik Tinggi Kalsium (Studi Kasus: Kelompok Wanita Tani Desa Ngasem, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang) Zainal Abidin; Afriandi Setiawan; Dyah Pitaloka; Anggraeni Hadi Pratiwi; Dwi Nirnia Ari Cahyani
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 2 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Juni 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i2.7435

Abstract

Desa Ngasem ialah Desa yang ada di Kecamatan Ngajum Kabupaten Malang, merupakan tipologi Desa Agraris, di Desa Ngasem dan banyak ditemukan tanaman pisang. Pupuk Organik Cair (POC) ialah salah satu solusi untuk menghadapi kelangkaan pupuk subsidi. POC yang bersumber dari limbah yang ada di sekitar lingkungan kita merupakan upaya meningkatkan kemanfaatan dari potensi sumber daya alam yang tersedia dan belum dimanfaatkan secara optimal. Tujuan dari kegiatan ini yaitu memberikan pengetahuan dan pendampingan kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) sekaligus mempratekkan pemanfaatan limbah yang ada di sekitar untuk menjadi POC yang kaya akan kalsium dan kalium. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari bulan Januari 2024 bersama dengan mahasiswa KKN-T. Kegiatan ini diselenggarakan dengan cara memberikan pemaparan teori yang dilanjutkan dengan praktik langsung, adapun sasaran peserta ialah 35 orang KWT. Berdasarkan hasil pelatihan dan pendampingan kepada KWT menghasilkan produk POC yang nantinya bisa dikembangkan secara mandiri dan berkelanjutan.
Pembinaan Kelembagaan dan Konservasi Potensi Lokal dalam Upaya Pengelolaan Lahan Berkelanjutan Sugiarto Sugiarto; Anggraeni Hadi Pratiwi; Dyah Pitaloka; Dwi Nirnia Ari Cahyani
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 2 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Juni 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i2.7503

Abstract

Kelembagaan  kelompok tani sangat penting dalam pengelolaan lahan berkelanjutan. Kelembagaan di Desa Jatisari belum terstruktur dengan baik. Keadaan ini mempersulit distribusi saprodi ke petani. Tujuan penguatan kelembagaan untuk membantu dalam menyelesaikan berbagai permasalahan. Metode pengumpulan data memakai kuisioner dengan pendekatan Participation Action Research (PAR) dan teknik Convinience Sampling. Penentuan sampel menggunakan formulasi Slovin, yaitu sampel (n) = Ukuran populasi (N) / 1 + (N×e2). Pilihan angka skor likert (Pn). Nilai indeks (%) ditentukan berdasar setiap kategori pernyataan dijumlah dan dibagi dengan skor tertinggi. Penentuan kebijakan menggunakan analisis SWOT. Hasil analisis diketahui bahwa dalam mengelola lahan berkelanjutan membutuhkan kelembagaan (nilai 85%), berwawasan lingkungan (92%), peningkatan produktivitas dengan penerapan teknologi (80%), pembinaan melibatkan penyuluh, Universitas dan masyarakat (98%). Konservasi sumber daya alam harus ditunjang kelembagaan dan teknologi. Alternatif dapat mengaplikasikan teknologi SIPLO untuk membantu aktifasi pertukaran ion dan kation, mengurai senyawa kompleks menjadi lebih sederhana dan menetralkan pH tanah.