Lailah al-Qadr merupakan salah satu malam paling agung dalam Islam yang digambarkan dalam al-Qur`an sebagai malam yang lebih baik dari pada seribu bulan. Keagungan malam ini dijelaskan secara mendalam dalam kitab tafsir dan syarah hadis. hadis-hadis Nabi juga menunjukkan bahwa Rasulullah saw. menghidupkan sepuluh malam terakhir Ramadan dengan ibadah yang lebih intens, seperti qiyam al-Lail, zikir, dan do`a. Aktivitas ibadah yang dilakukan hingga larut malam ini secara spiritual memberikan nilai yang sangat besar, namun secara kesehatan dapat berdampak pada pola tidur seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna lailah al-Qadr berdasrkan syarah hadis dan tafsir, serta menganalisis implikasinya terhadap pola tidur sehat menurut perspektif kesehatan modern. Metode yang digunakan ialah penelitian kualitatif dengan teknis studi kepustakaan melalui menelaah kitab hadis, kitab tafsir, literatur kesehatan, serta hasil penelitian terkait pola tidur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna lailah al-Qadr ialah beribadah terhadap di tengah malam iala dengan bangun malam untuk beribadah. Dari sisi kesehatan, ibadah malam yang dilakukannya dengan bangun malam dan lain sebagainya akan menyebabkan pola tidur yang tidak baik, hal ini akan menyebabkan stres dan lain sebagainya. penelitian ini menyimpulkan bahwa beribadah di tengah malam itu dibutuhkan istirahat yang cukup di siang hari, karena jika di siang hari tidak beristirahat yang cukup, maka akan menyebabkan pola tidur yang tidak baik.
Copyrights © 2026