Hijab merupakan ajaran fundamental dalam Islam yang berperan penting dalam pembentukan akhlak dan identitas perempuan Muslim. Dalam perspektif hadis, hijab tidak hanya dipahami sebagai aturan menutup aurat, tetapi juga sebagai pedoman etis untuk menjaga kehormatan, memelihara rasa malu (ḥaya’), serta mengatur interaksi sosial agar sesuai dengan nilai kesopanan dan martabat Muslimah. Fenomena kontemporer menunjukkan bahwa hijab mengalami perkembangan makna yang signifikan, terutama melalui tren hijab fashion yang menjadikan hijab sebagai simbol budaya, mode, dan ekspresi gaya hidup. Penelitian ini berfokus pada analisis konsep hijab dalam hadis Nabi saw, dengan lokus kajian pada hadis mengenai turunnya ayat hijab dalam Ṣaḥiḥ al-Bukhari. Tujuan penelitian ini adalah menelaah implikasi etis dan moral hijab terhadap perilaku Muslimah modern serta mengkaji potensi pergeseran makna akibat komodifikasi hijab yang semakin populer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) melalui telaah literatur klasik dan kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesan utama hadis hijab menegaskan penjagaan kehormatan perempuan dan pencegahan fitnah sosial, sehingga hijab harus dipahami sebagai manifestasi ketakwaan, bukan semata identitas fashion.
Copyrights © 2026