Jurnal Intervensi Sosial
Vol. 5 No. 1 (2026): Tata Kelola untuk Pembangunan Berkelanjutan

Peran Dukungan Keluarga Sebagai Faktor Protektif Kesehatan Mental Mahasiswa Rantau Asal Nias di Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara

Wardiyah Daulay (Universitas Sumatera Utara)
Iren Delpia Harefa (Universitas Sumatera Utara)



Article Info

Publish Date
03 Jul 2026

Abstract

Mahasiswa perantau sering kali menghadapi tantangan adaptasi psikologis dan budaya yang signifikan di lingkungan baru, yang dapat memengaruhi kesehatan mental mereka. Dukungan keluarga dianggap sebagai salah satu faktor eksternal krusial yang berperan sebagai faktor protektif dalam memitigasi stresor tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi peran dukungan keluarga sebagai faktor protektif kesehatan mental pada mahasiswa perantau asal Nias di Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara (USU). Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 85 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dukungan keluarga dan kuesioner kesehatan mental (DASS-21). Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa menerima dukungan keluarga dalam kategori tinggi (71,8%) dan memiliki tingkat kesehatan mental yang baik (68,2%). Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kesehatan mental mahasiswa perantau (p = 0,000; r = 0,542). Kesimpulan dari penelitian ini adalah semakin tinggi dukungan keluarga yang diterima, maka semakin kuat peranannya sebagai faktor protektif dalam menjaga kesehatan mental mahasiswa perantau asal Nias. Disarankan kepada pihak fakultas untuk menyediakan program konseling atau edukasi kesehatan jiwa berkala guna mempertahankan kesehatan mental mahasiswa migran.

Copyrights © 2026