Nyeri haid (dismenore) sering kali mengganggu aktivitas, sehingga terapi alternatif seperti terapi musik mulai banyak dilirik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perkembangan penelitian dunia mengenai terapi musik untuk mengatasi nyeri haid dari tahun 2015 sampai 2025 menggunakan database Scopus dan aplikasi VOSviewer. Berdasarkan kriteria yang ditentukan, ditemukan 552 artikel relevan yang kemudian diolah menjadi hasil penelitian. Hasilnya menunjukkan bahwa jumlah penelitian melonjak tajam pada tahun 2025 hingga mencapai 103 artikel, di mana Amerika Serikat dan China menjadi negara paling aktif. Fokus penelitian ini didominasi oleh bidang Kedokteran (69,9%), dengan jurnal Medicine Amerika Serikat sebagai wadah publikasi terpopuler menjelang pengamatan akhir tahun. Peta kata kunci menunjukkan bahwa fokus para ahli kini mulai bergeser dari pembahasan nyeri umum ke nyeri haid yang lebih spesifik. Meski begitu, topik ini masih jarang diteliti secara mendalam, sehingga membuka peluang besar untuk penelitian selanjutnya.
Copyrights © 2026