Penyakit ginjal kronis (Chronic Kidney Disease/CKD) yang menjalani hemodialisis dapat menyebabkan berbagai permasalahan fisik, psikologis, sosial, dan spiritual yang berdampak terhadap penurunan kualitas hidup pasien, sehingga diperlukan intervensi keperawatan komplementer seperti Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) untuk membantu meningkatkan kesejahteraan pasien secara holistik. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh SEFT terhadap kualitas hidup pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis.  Metode penelitian ini menggunakan metode Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan One Group Pretest–Posttest Design. Sampel penelitian sebanyak 66 pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) diberikan melalui tahapan Set-Up, Tune-In, dan Tapping. Kualitas hidup diukur menggunakan instrumen Kidney Disease Quality of Life-36 (KDQOL-36) sebelum dan sesudah intervensi, kemudian data dianalisis menggunakan uji Paired t-test. Penelitian ini dilakukan di Unit Hemodialisis RSUD Arjawinangun tahun 2025. Hasil setelah diberikan intervensi SEFT terjadi peningkatan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis, dengan kategori baik meningkat menjadi 59% dan sangat baik 20%, serta terdapat pengaruh signifikan SEFT terhadap kualitas hidup pasien dengan nilai p-value = 0,000 (p<0,05). Kesimpulan SEFT efektif meningkatkan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis melalui pendekatan fisik, psikologis, dan spiritual
Copyrights © 2026