Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk meningkatkan nafsu makan balita adalah pijat Tui Na yang bekerja melalui stimulasi titik-titik meridian yang berhubungan dengan sistem pencernaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pijat Tui Na terhadap peningkatan nafsu makan pada balita usia 3–5 tahun di Desa Tumbu-Tumbu Jaya Kecamatan Kolono Timur Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara. Metode Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan One Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian berjumlah 54 balita yang tercatat pada bulan Desember 2025. Sampel sebanyak 12 balita dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Kriteria inklusi meliputi balita usia 3–5 tahun, mengalami penurunan nafsu makan, dan berat badan tidak sesuai umur. Intervensi pijat Tui Na dilakukan selama 6 hari berturut-turut dengan durasi ±30 menit setiap sesi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat signifikansi α=0,05. Hasil penelitian adalah Rata-rata skor nafsu makan sebelum intervensi sebesar 4,25±1,06 dan meningkat menjadi 8,08±1,08 setelah pemberian pijat Tui Na. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p=0,002 (p<0,05), yang berarti terdapat peningkatan nafsu makan yang signifikan setelah intervensi. Adapun kesimpulan penelitian ini adalah Pijat Tui Na efektif meningkatkan nafsu makan pada balita usia 3–5 tahun di Desa Tumbu-Tumbu Jaya Kecamatan Kolono Timur Kabupaten Konawe Selatan.
Copyrights © 2026