Latar Belakang: Siklamat merupakan pemanis buatan yang banyak digunakan dalam minuman, termasuk es teh. Penggunaan yang berlebihan melebihi batas yang diizinkan dapat menimbulkan risiko kesehatan, sementara tingginya konsumsi es teh di masyarakat meningkatkan potensi paparan.Hal ini menimbulkan kebutuhan untuk memantau keberadaan dan keamanannya. Tujuan:Mengidentifikasi keberadaan dan kadar siklamat pada minuman es teh di Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi, tahun 2025. Metode: Penelitian deskriptif ini menggunakan pendekatan laboratorium kualitatif dan kuantitatif. Sebanyak 30 sampel es teh dikumpulkan menggunakan teknik total sampling. Analisis kualitatif dilakukan dengan metode presipitasi, sedangkan analisis kuantitatif menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Hasil: Seluruh sampel menunjukkan karakteristik rasa yang normal. Analisis kualitatif menemukan 2 sampel positif mengandung siklamat dan 28 sampel negatif. Hasil kuantitatif menunjukkan kadar siklamat sebesar 75 ppm dan 85 ppm, keduanya masih di bawah batas maksimum yang diizinkan. Kesimpulan: Sebagian kecil sampel es teh mengandung siklamat, namun seluruh kadar yang terdeteksi masih dalam batas aman. Pemantauan berkelanjutan dan edukasi kepada masyarakat tetap penting untuk menjamin keamanan konsumen.
Copyrights © 2026