Jurnal Penelitian Inovatif
Vol 6 No 1 (2026): JUPIN Februari 2026

Coming Out dan Keterbukaan Diri Individu Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender di Indonesia: Tinjauan Literatur tentang Budaya, Religiusitas, dan Dukungan Sosial

Rahmat Noferdy (Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana, Indonesia)
Ray Rafiqin Qistan (Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana, Indonesia)
I Gusti Ayu Diah Fridari (Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana, Indonesia)



Article Info

Publish Date
28 Feb 2026

Abstract

Coming out adalah proses psikososial yang kompleks yang berkaitan dengan faktor internal seperti penerimaan diri dan regulasi emosi, serta faktor eksternal seperti dukungan sosial, norma budaya yang cenderung heteronormatif, serta religiusitas, sehingga keterbukaan identitas seringkali disertai dengan tekanan psikososial dan resiko stigma. Meskipun kajian tentang coming out sudah banyak dilakukan, penelitian ini secara khusus memposisikan proses tersebut dalam konteks sosial-budaya Indonesia yang masih cenderung terbatas dan tersebar secara tematik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana dinamika proses coming out dan keterbukaan diri (self-disclosure) individu LGBT di Indonesia dengan mengintegrasikan perspektif psikologis, sosial, dan budaya. Dengan menggunakan metode literature review, penelitian ini berfokus pada temuan-temuan terkini mengenai pengalaman coming out dan keterbukaan diri individu LGBT di Indonesia yang dipublikasikan pada rentang tahun 2016-2025. Artikel ini menyoroti tahapan-tahapan coming out, faktor yang memengaruhinya, serta implikasi psikologis dan sosial yang menyertainya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa coming out dan keterbukaan diri (self-disclosure) bukan hanya sebagai bentuk ekspresi diri yang autentik. Namun juga merupakan strategi adaptif terhadap tekanan sosial yang cenderung heteronormatif. Dukungan keluarga, komunitas, dan ruang digital berperan penting untuk menciptakan rasa aman dan penerimaan diri. Sebaliknya, norma budaya dan religiusitas yang kaku menghambat proses keterbukaan, bahkan memunculkan konflik batin. Oleh karenanya, dukungan sosial dan lingkungan yang inklusif sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis individu LGBT di Indonesia. Temuan penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya literatur psikologi sosial dan kajian mengenai minoritas seksual yang menyoroti pentingnya pendekatan kontekstual non-Barat dalam memahami dinamika identitas seksual di Indonesia.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jupin

Publisher

Subject

Humanities Education Engineering Public Health Social Sciences

Description

Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN) merupakan sebuah jurnal ilmiah nasional yang mempublikasikan artikel hasil penelitian multidisiplin di berbagai bidang ilmu, seperti Teknik, Pendidikan, Ilmu Sosial Humaniora, Bahasa/Linguistik, Kesehatan, serta Ekonomi dan Bisnis. Jurnal Penelitian Inovatif ...