Jurnal Penelitian Inovatif
Vol 6 No 1 (2026): JUPIN Februari 2026

Gig Economy dan Kesenjangan Ekonomi di Wilayah Kepulauan: Studi Komparatif Pekerja Gig dan Pekerja Tetap di Provinsi Maluku

Arizal Hamizar (Manajemen Bisnis Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri A.M Sangadji Ambon, Indonesia)
Afdhal Yaman (Manajemen Keuangan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri A.M Sangadji Ambon, Indonesia)
Hanifah Hanifah (Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri A.M Sangadji Ambon, Indonesia)
Salma Saimima (Manajemen Keuangan Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri A.M Sangadji Ambon, Indonesia)
Fadli Fendi Malawat (Akuntansi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri A.M Sangadji Ambon, Indonesia)



Article Info

Publish Date
17 Mar 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak gig economy terhadap kesenjangan ekonomi antara pekerja gig dan pekerja tetap di Provinsi Maluku sebagai wilayah kepulauan dengan keterbatasan peluang kerja formal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-komparatif, melibatkan dua belas informan yang terdiri atas enam pekerja gig dan enam pekerja tetap yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik dengan bantuan perangkat lunak NVivo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gig economy membuka akses kerja baru dan menawarkan fleksibilitas waktu, namun belum mampu mengurangi kesenjangan ekonomi. Sebaliknya, gig economy justru membentuk kesenjangan baru yang bersifat struktural, terutama terkait dengan ketidakstabilan pendapatan, ketiadaan perlindungan sosial, dan lemahnya keamanan ekonomi jangka panjang bagi pekerja gig dibandingkan pekerja tetap. Temuan ini menegaskan bahwa dalam konteks wilayah kepulauan seperti Maluku, gig economy cenderung berfungsi sebagai strategi bertahan hidup jangka pendek, bukan sebagai jalur mobilitas sosial yang berkelanjutan, sehingga memerlukan intervensi kebijakan yang lebih adaptif dan berkeadilan untuk memastikan inklusivitas ekonomi digital.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jupin

Publisher

Subject

Humanities Education Engineering Public Health Social Sciences

Description

Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN) merupakan sebuah jurnal ilmiah nasional yang mempublikasikan artikel hasil penelitian multidisiplin di berbagai bidang ilmu, seperti Teknik, Pendidikan, Ilmu Sosial Humaniora, Bahasa/Linguistik, Kesehatan, serta Ekonomi dan Bisnis. Jurnal Penelitian Inovatif ...