Pendekatan zero waste semakin banyak diterapkan dalam industri fashion sebagai upaya mengurangi limbah tekstil sekaligus mendukung praktik desain yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan pendekatan zero waste dan hand painting dalam proses perancangan desain ready-to-wear serta menganalisis bagaimana pendekatan tersebut dapat merepresentasikan identitas desain yang selaras dengan karakter tren Renegade Rooted. Metode yang digunakan adalah Double Diamond yang terdiri atas tahap discover, define, develop, dan deliver. Proses perancangan dimulai dari eksplorasi sumber inspirasi visual grafiti, pengembangan konsep desain, perancangan pola zero waste, hingga realisasi produk busana. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi proses perancangan dan penyebaran kuesioner kepada responden menggunakan Skala Guttman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan zero waste dapat diterapkan melalui penyusunan pola yang efisien sehingga meminimalkan limbah kain tanpa mengurangi nilai estetika busana. Teknik hand painting yang terinspirasi dari visual grafiti mampu memperkuat identitas desain melalui tampilan yang ekspresif. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan zero waste tidak hanya berfungsi sebagai strategi pengurangan limbah tekstil, tetapi juga dapat dikembangkan sebagai bagian dari pembentukan identitas desain ready-to-wear yang selaras dengan karakter tren Renegade Rooted.
Copyrights © 2026