Status gizi balita merupakan indikator penting dalam menilai derajat kesehatan masyarakat, khususnya pada anak usia 1–5 tahun. Salah satu faktor yang diduga berpengaruh terhadap status gizi balita adalah tingkat pengetahuan ibu mengenai gizi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dengan status gizi balita usia 1–5 tahun di Posyandu Desa Asrikaton Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki balita sebanyak 138 orang dengan sampel penelitian 60 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan ibu dan pengukuran antropometri berat badan menurut tinggi badan (BB/TB) untuk menentukan status gizi balita. Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu memiliki tingkat pengetahuan yang baik dan mayoritas balita memiliki status gizi normal. Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu dengan status gizi balita (p-value < 0,05) dengan koefisien korelasi sebesar 0,729 yang menunjukkan hubungan kuat dan bersifat positif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu dengan status gizi balita. Semakin baik tingkat pengetahuan ibu, maka semakin baik pula status gizi balita. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan pengetahuan ibu melalui edukasi dan penyuluhan gizi secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026