Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilatarbelakangi oleh urgensi kebutuhan peningkatan keamanan fasilitas di SMA Muhammadiyah 2 Wuluhan yang hingga kini masih menggunakan kunci konvensional. Sistem pengamanan manual memiliki berbagai kelemahan, seperti risiko kehilangan dan duplikasi kunci, ketiadaan pencatatan aktivitas akses, serta minimnya efisiensi dalam pengelolaan kunci antar pengguna. Kondisi ini berpotensi mengganggu kelancaran proses pendidikan dan menimbulkan risiko keamanan pada ruang-ruang penting seperti laboratorium, ruang server, dan ruang arsip. Di sisi lain, sekolah juga belum menerapkan teknologi digital modern seperti Internet of Things (IoT), sehingga terdapat kesenjangan antara pembelajaran kejuruan yang diajarkan dengan praktik teknologi nyata di lapangan. Tujuan utama kegiatan ini adalah mengimplementasikan sistem keamanan pintu otomatis berbasis IoT dan RFID sebagai solusi modern, aman, dan efisien untuk meningkatkan keamanan ruangan, mempermudah akses pengguna, serta memperkuat literasi digital bagi guru dan siswa. Kegiatan ini juga mendukung Renstra Pengabdian Unmuh Jember pada bidang Smart Village, khususnya aspek smart education dan penerapan IPTEKS di masyarakat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan teknis, edukatif, dan partisipatif, melalui lima tahapan yaitu: analisis kebutuhan dan survei lokasi; perancangan serta pengembangan sistem; implementasi perangkat di sekolah mitra; pelatihan dan pendampingan bagi guru serta siswa; dan evaluasi serta tindak lanjut. Prototipe sistem dikembangkan menggunakan NodeMCU/ESP32, modul RFID RC522, servo motor kunci, dashboard web, serta integrasi Wi-Fi untuk pemantauan real-time. Luaran kegiatan mencakup luaran wajib pengabdian dan luaran kegiatan pengabdian. Luaran wajib yakni jurnal terakreditasi minimal sinta 6 dan publikasi media massa berupa artikel berita online. Adapun luaran kegiatan pengabdian, yakni: (1) terpasangnya sistem pintu otomatis IoT–RFID yang berfungsi penuh; (2) dashboard digital untuk manajemen akses; (3) peningkatan kompetensi digital guru dan siswa; (4) dokumentasi pelaksanaan PkM; serta (5) model sistem keamanan berbasis IoT yang dapat direplikasi sebagai bagian dari implementasi smart school dan smart village.
Copyrights © 2026