Penelitian pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menganalisis implementasi strategi environmental governance melalui zonasi kawasan dan edukasi pengelolaan sampah berbasis partisipasi masyarakat di Pantai Arjuna. Permasalahan utama yang dihadapi kawasan wisata pantai meliputi belum optimalnya penataan kawasan, rendahnya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, serta meningkatnya volume sampah akibat aktivitas wisata. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan masyarakat, pengelola wisata, dan pemerintah desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemetaan dan zonasi kawasan mampu menciptakan pengelolaan ruang yang lebih tertata melalui pembagian area wisata, konservasi, parkir, dan pengelolaan sampah. Selain itu, edukasi pengelolaan sampah berbasis masyarakat berhasil meningkatkan kesadaran lingkungan masyarakat melalui kegiatan sosialisasi, gotong royong, dan pembentukan kelompok pengelola lingkungan. Implementasi strategi environmental governance berbasis partisipasi masyarakat memberikan dampak positif terhadap kebersihan kawasan pantai, kenyamanan pengunjung, serta penguatan kapasitas masyarakat dalam menjaga keberlanjutan lingkungan wisata pesisir. Dengan demikian, pendekatan partisipatif menjadi strategi penting dalam mendukung pengelolaan kawasan wisata pantai yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026