Bullying merupakan salah satu permasalahan sosial yang masih sering terjadi di lingkungan sekolah dan berdampak negatif terhadap perkembangan psikologis, sosial, serta akademik peserta didik. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mencegah bullying melalui pendekatan sosiologis. Penelitian menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari buku, artikel ilmiah, peraturan terkait kurikulum, serta sumber ajaran Islam yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik content analysis. Hasil kajian menunjukkan bahwa kurikulum PAI memiliki peran strategis dalam membentuk karakter peserta didik melalui internalisasi nilai-nilai akhlak, seperti kasih sayang, persaudaraan, toleransi, keadilan, dan penghormatan terhadap martabat manusia. Pendekatan sosiologis memperkuat implementasi kurikulum melalui pembelajaran kontekstual, keteladanan guru, pembiasaan budaya sekolah, serta kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Dengan demikian, kurikulum PAI berkontribusi dalam membangun lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan bebas dari perilaku bullying.
Copyrights © 2026