Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk kesulitan belajar matematika pada materi operasi hitung perkalian serta faktor-faktor yang menjadi penyebabnya pada siswa kelas III di SD Negeri 3 Kutawaringin. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan subjek penelitian yang terdiri atas satu orang guru kelas III serta dua orang siswa yang dipilih secara purposif berdasarkan karakteristik kemampuan belajar. Teknik pengumpulan data yang diterapkan meliputi kegiatan observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, serta analisis dokumentasi. Keabsahan data diuji melalui penerapan teknik triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga bentuk kesulitan utama yang dialami oleh siswa, yaitu: (1) kesulitan dalam keterampilan berhitung; (2) kesulitan dalam memahami konsep perkalian sebagai penjumlahan berulang; dan (3) kesulitan dalam menyelesaikan soal cerita. Faktor-faktor yang menyebabkan timbulnya kesulitan belajar tersebut meliputi faktor internal, seperti rendahnya motivasi belajar dan kebiasaan mengandalkan hafalan, serta faktor eksternal, seperti kurangnya pendampingan orang tua di rumah dan minimnya penggunaan media konkret dalam pembelajaran di kelas. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan perlunya perancangan pembelajaran matematika berbasis pemahaman konsep serta peningkatan kolaborasi yang aktif antara pihak sekolah dan orang tua siswa.
Copyrights © 2026