Tujuan kajian ini adalah untuk mengetahui pola kemitraan yang dilakukan oleh Koperasi Milenial Petani Kreatif Yogyakarta (KOMPAKYO) dan alternatif strategi kemitraan berbasis agrosociopreneur pada KOMPAKYO. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2024 – Maret 2025 di Kalurahan Sumberharjo, Kapanewon Prambanan, Kabupaten Sleman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, dan Focus Group Discussion (FGD). Informan yang dilibatkan pada penelitian ini sebanyak 12 informan. Hasil penelitian menunjukk-an pola kemitraan yang terjadi antara KOMPAKYO dengan petani padi organik Kalurahan Sumberharjo yaitu pola kemitraan inti plasma, KOMPAKYO sebagai perusahaan inti dan petani sebagai kelompok plasma. Proses kemitraan yang berjalan terdapat unsur keterlibatan agrosociopreneur, komunikasi dan kepemimpinan memberikan dampak untuk mengendalikan perilaku mitra sesuai dengan yang diinginkan serta mampu memberikan pengaruh yang menguntungkan. Analisis SWOT menunjukkan bahwa terdapat faktor internal berupa 7 kekuatan dan 5 kelemahan, serta faktor eksternal berupa 5 peluang dan 5 ancaman yang mempengaruhi proses kemitraan berbasis agrosociopreneur. Alternatif strategi yang diperoleh dari hasil analisis SWOT yaitu strategi W-O (Weakness-Opportunity) diperlukan upaya meningkatkan motivasi petani padi organik dalam peningkatan produktivitas padi organik melalui inovasi penyuluh dan perusahaan mitra.
Copyrights © 2026