Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan limbah dan penerapan akuntansi lingkungan pada industri tahu di wilayah Kecamatan Karawang Barat. Beberapa pabrik tahu di Kecamatan Karawang Barat telah memiliki beberapa metode untuk mencegah dan mengurangi limbah, seperti sistem pembuangan limbah padat berupa ampas tahu yang dijual dengan sistem kesepakatan antara dua belah pihak. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, tinjauan literatur, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas industri tahu di Kecamatan Karawang Barat sudah melakukan pengelolaan limbah hasil produksi tahu yang berupa ampas di jadikan pakan ternak ataupun olahan bahan makanan seperti oncom. Sistem penjualan limbah dilakukan menggunakan jumlah karung yang sudah disepakati dengan pembeli. Sedangkan hasil penelitian mengenai penerapan akuntansi lingkungan, para pelaku usaha belum memahami konsep akuntansi lingkungan dalam pencatatan dan pelaporan laporan keuangan, belum juga menerapkan biaya lingkungan dalam laporan keuangan yang sesuai dengan PSAK EMKM. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan dan sosialisasi mengenai akuntansi lingkungan bagi pelaku industri tahu di Kecamatan Karawang Barat.
Copyrights © 2025