Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keadilan, machiavellian, dan love of money terhadap penggelapan pajak dengan religiusitas sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer melalui penyebaran kuesioner kepada wajib pajak orang pribadi yang terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Pondok Aren. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah metode purposive sampling dan memperoleh sebanyak 100 responden. Metode analisis data menggunakan analisis regresi moderasi menggunakan aplikasi Statistical Product and Service Solution (SPSS) dengan tahapan analisis data berupa uji kualitas data, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keadilan dan machiavellian berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggelapan pajak, love of money berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap penggelapan pajak, dan religiusitas berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap penggelapan pajak. Selanjutnya religiusitas mampu memoderasi pengaruh machiavellian terhadap penghindaran pajak namun tidak mampu memoderasi hubungan antara variabel keadilan dan cinta uang terhadap penggelapan pajak. Penelitian ini memiliki keterbatasan waktu penelitian yang dimiliki sehingga penelitian ini hanya dilakukan pada wajib pajak orang pribadi yang terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Pondok Aren. Secara aslinya, penelitian ini memberikan kontribusi dengan mengintegrasikan faktor etika, perilaku, dan religiusitas dalam menjelaskan perilaku penghindaran pajak, serta memperkuat relevansi Theory of Planned Behavior dalam konteks kepatuhan perpajakan. Kata Kunci: Keadilan, Machiavellian, Cinta Uang, Religiusitas, Penghindaran Pajak.
Copyrights © 2025