Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana pemikiran Muhammad Iqbal mengenai filsafat pendidikan Islam memengaruhi pembentukan paradigma pendidikan Islam modern yang menekankan kreativitas dan kecerdasan spiritual (Iqbal, 1930; Mustaneer, 2022). Fokus penelitian ini adalah pada konsep khudi sebagai ego kreatif dan individu yang dinamis, serta relevansinya terhadap perancangan kurikulum Islam kontemporer (Rahman, 2019). Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain tinjauan pustaka, yang mengacu pada karya seminal Iqbal berjudul The Reconstruction of Religious Thought in Islam , serta artikel jurnal dan buku akademik terkait filsafat pendidikan Islam (Hamzah, 2019; Hasbi, 2012).Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis isi tematik untuk mengidentifikasi gagasan inti mengenai khudi, kebangkitan spiritual, dan peran pendidikan sebagai penggerak perubahan sosial (Priatmoko, 2018).Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pemikiran Iqbal memberikan landasan filosofis yang kokoh bagi rekonstruksi tujuan, isi, dan metode pendidikan Islam (Iqbal, 1930). Temuan utama menegaskan bahwa penerapan konsep khudi dalam kurikulum dapat mengarahkan pendidikan Islam menuju pengembangan individu yang kreatif, mandiri, dan berorientasi pada transformasi sosial (Rahman, 2019). Sehingga menekankan perlunya mereorientasi filosofi pendidikan Islam dari model doktrinal menuju pendekatan dialogis dan reflektif.
Copyrights © 2026