Filsafat Pendidikan Islam merupakan landasan konseptual yang mengintegrasikan nilai-nilai teologis transendental dengan realitas sosiologis-antropologis umat manusia dalam proses pendidikan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam esensi filsafat pendidikan Islam, membandingkan spektrum pemikiran tokoh-tokoh klasik dan kontemporer, menganalisis posisi pendidikan Islam di tengah disrupsi era digital, serta merumuskan implikasi praktis dan menyusun daftar referensi ilmiah yang dapat diandalkan. Metode yang digunakan adalah riset pustaka dengan pendekatan hermeneutik-filosofis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filsafat inti pendidikan Islam bertumpu pada konsep integralistik manusia sebagai 'Abd (hamba) dan Khalifah. Di era digital, filsafat pendidikan Islam berfungsi sebagai kompas moral (etika teologis) yang mencegah dehumanisasi akibat reduksi teknologi. Implikasi praktisnya membutuhkan transformasi kurikulum yang non-dikotomis, penyelarasan metode ta'dib, dan pemanfaatan teknologi informasi berbasis monoteisme untuk kepentingan umat manusia (rahmatan lil 'alamin).
Copyrights © 2026