ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model Collaborative learning berbantuan media audiovisual dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV pada pembelajaran IPAS di SDN Babakan Cibatu Kabupaten Sukabumi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) dan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel dipilih melalui teknik purposive sampling yang terdiri atas kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan berpikir kritis, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan uji validitas isi, reliabilitas, normalitas, homogenitas, hipotesis, dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan instrumen memiliki reliabilitas tinggi dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,878. Hasil uji hipotesis memperoleh nilai Sig. (2-tailed) < 0,001 yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan penerapan model Collaborative learning berbantuan media audiovisual terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Rata-rata N-Gain kelas eksperimen sebesar 63,22%, sedangkan kelas kontrol sebesar 34,55%. Dengan demikian, model Collaborative learning berbantuan media audiovisual efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPAS.Kata Kunci: Collaborative learning, media audiovisual, kemampuan berpikir kritis, IPAS, sekolah dasar.
Copyrights © 2026