Perubahan iklim dapat mempengaruhi dari sektor pertanian dan bahkan menjalar ke ekonomi. Perubahan iklim dapat mengakibatkan gagal panen dari sektor padi, tebu, sayur dan lainnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan bersifat deskriptif, yang bertujuan untuk mengungkap pengetahuan, dampak, dan strategi adaptasi perubahan iklim yang dialami oleh petani padi sawah. Simpulannya dari penelitian ini bahwa petani di Desa Karangrowo sebagian besar dari 31 petani di desa Karangrowo memiliki pemahaman yang cukup baik tentang perubahan iklim, mayoritas menyadari peran aktivitas manusia sebagai penyebab utama. Iklim tidak pasti berdampak terjadi kekeringan, peningkatan serangan hama dan penyakit sehingga menurunnya kualitas dan kesuburan lahan, yang menyebabkan lahan menjadi sulit ditanami serta memerlukan biaya pemeliharaan yang lebih tinggi. Sebagian besar petani di Desa Karangrowo tidak pernah mendapatkan informasi iklim dari instansi terkait dan sebagian besar petani telah menyadari pentingnya manajemen pengairan dalam mendukung keberlangsungan pertanian.Tingginya persentase responden yang sudah menerapkan manajemen pengairan juga mengindikasikan adanya kesadaran serta praktik yang cukup baik dalam pengelolaan air.
Copyrights © 2026