Artikel pengabdian masyarakat ini mendeskripsikan keterlibatan aktif mahasiswa KKN Universitas Hamzanwadi dalam ritual kebudayaan lokal Begawe di Desa Sajang, Kecamatan Sembalun. Begawe merupakan tradisi luhur suku Sasak dalam merayakan upacara perkawinan atau khitanan yang kaya akan nilai solidaritas sosial. Namun, derasnya arus modernisasi berpotensi mengikis partisipasi pemuda dalam pelestarian tradisi tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat integrasi sosial antara mahasiswa dan masyarakat serta melestarikan kearifan lokal melalui metode partisipasi aktif emik. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa kehadiran 14 mahasiswa KKN memberikan kontribusi tenaga yang signifikan dalam persiapan logistik konsumsi tradisional (pengolahan ares dan kelapa), penataan tata ruang upacara, serta penguatan komunikasi interpersonal. Implikasi pengabdian ini menegaskan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan adat mampu merevitalisasi semangat gotong royong dan meningkatkan ketahanan budaya lokal perdesaan.
Copyrights © 2026