Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Debt to Equity Ratio (DER) dan Debt to Asset Ratio (DAR) terhadap likuiditas PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) selama periode 2014–2023. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif, penelitian ini memanfaatkan data sekunder dari laporan keuangan tahunan perusahaan dan dianalisis menggunakan regresi linier sederhana serta korelasi Pearson dengan bantuan aplikasi STATA 15. Model Common Effect dipilih sebagai model terbaik. Uji asumsi klasik menunjukkan bahwa residual terdistribusi normal (Prob > chi2 = 0,6845), tidak terdapat multikolinearitas (VIF < 10), dan tidak terjadi heteroskedastisitas (Prob > F = 0,2114). Hasil uji F menunjukkan bahwa DER dan DAR tidak berpengaruh secara simultan terhadap likuiditas (Prob > F = 0,2114). Namun, hasil uji t menunjukkan bahwa DAR berpengaruh secara parsial terhadap likuiditas (P > |t| = 0,089), sementara DER tidak berpengaruh (P > |t| = 0,690). Nilai R-squared sebesar 0,3585 menunjukkan bahwa 35,85% variasi likuiditas dapat dijelaskan oleh variabel independen. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun utang jangka panjang dapat mendukung ketahanan keuangan, komposisinya harus dikelola secara strategis untuk menjaga posisi likuiditas yang sehat.
Copyrights © 2025