Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Manajemen Nyeri Pada Lansia Dengan Pendekatan Non Farmakologi Siti Aisyah
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 2, No 1 (2017): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.506 KB) | DOI: 10.30651/jkm.v2i1.1201

Abstract

Rasa nyeri merupakan masalah umum yang sering terjadi pada lansia. Survey kesehatan nasional 2001 menunjukkan pada usia ≥ 55 tahun 40% lansia mengalami nyeri. Keluhan rasa nyeri yang dirasakan oleh para lansia biasanya bersifat multifaktorial dan terkadang menemui banyak kendala dalam penatalaksanaanya. Akibat penatalaksanaan yang kurang baik pada keluhan rasa nyeri yang dialami seseorang akan berdampak pada status kesehatan dan kualitas hidup lansia tersebut. Penatalaksanaan yang tidak adekuat dapat berhubungan dengan rasa depresi, isolasi hubungan social, ketidakmampuan dan dapat pula menyebabkan gangguan tidur. Nyeri terutama ditangani melalui penggunaan obat-obatan, namun beberapa teknik nonfarmakologik dapat membantu mengendalikan nyeri: masase, relaksasi dan imajinasi, stimulasi saraf dengan listrik transkutan, penggunaan kompres panas dan dingin, sentuhan terapeutik, meditasi, hipnotis dan akupresur, TENS (Transcutaneus Electrical Nerve stimulation) dan telah dibuktikan dalam beberapa penelitian bahwa adanya pengaruh yang signifikan penggunaan metode non farmakologik terhadap penurunan nyeri pada lansia, sehingga dengan demikian penggunaan metode nonfarmakologik dalam menurunkan nyeri pada lansia sangat disarankan digunakan dalam menurunkan nyeri pada lansia.
Hubungan Caring Perawat Terhadap Tingkat Kepuasan Pasien Di Ruang Rawat Inap 1 Rumah Sakit Umum Haji Surabaya Siti Aisyah
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 7, No 2 (2022): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v7i2.14474

Abstract

Background: Caring for nurses is a caring attitude that makes it easier for patients to achieve improved health and recovery. Whether or not a patient is satisfied in assessing the quality of nursing services is very dependent on how a nurse applies caring tips when providing nursing services. Purpose: To describe the relationship between nurse caring and the level of patient satisfaction in inpatient room 1 of the Haji General Hospital, Surabaya. Methods: Quantitative research method by applying correlational method with Cross Sectional approach. The sample in this study was 30 patients who were in the inpatient room 1 RSU Haji Surabaya. Sampling using Non Probability Sampling with Simple Random Sampling sampling technique. The research instrument used a nurse caring questionnaire and the level of patient satisfaction. The research instrument used a nurse caring questionnaire and the level of patient satisfaction. Analysis of the data using the Chi-Square test with the help of SPSS 25. Results: The results of the analysis show that there is a significant relationship between nurse caring and the level of patient satisfaction in the inpatient room 1 Rsu Haji Surabaya (ρ value= 0.01 <0.05) with a correlation value (0.598) then H0 is rejected so that Ha is accepted so there is a strong relationship and a positive relationship, the better the nurse's caring, the better the level of patient satisfaction, namely the respondent has the caring nature of the nurse 28 respondents (93%) and as many as 25 respondents (83%) have a good level of patient satisfaction. Conclusion: There is a relationship between the caring of nurses on the level of patient satisfaction in the inpatient room 1 of the Surabaya Haji General Hospital. Therefore, caring for nurses is very important in improving the quality of service in nursing, so the caring behavior of nurses needs to be improved. One way to improve caring behavior is to do in-house training. Innovation in house training is hard skill and soft skill training.Keywords: Caring Nurses, and Patient Satisfaction Level. 
Hypertension Self-Management Education (HSME) berbasis virtual reality terhadap self-efficacy penderita hipertensi dalam upaya pencegahan stroke di Gubeng Surabaya Ira Purnamasari; Eni Sumarliyah; Siti Aisyah; Firman Firman; Dede Nasrullah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 3 (2026): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i3.39072

Abstract

Abstrak Hipertensi yang tidak terkontrol menyebabkan kerusakan pembuluh darah otak dan memicu stroke yang berpotensi menyebabkan kecacatan permanen atau kematian. Rendahnya self-management penderita hpertensi dalam menjalankan perawatan secara mandiri disebabkan oleh rendahnya self-efficacy. Penderita dengan efikasi diri yang rendah cenderung kurang konsisten dalam menerapkan perilaku sehat seperti kepatuhan minum obat, pengaturan diet rendah garam, aktivitas fisik teratur, pengendalian stres, serta pemantauan tekanan darah secara rutin. Metode edukasi yang masih bersifat konvensional, cenderung bersifat satu arah dan kurang interaktif berpotensi membatasi pengalaman belajar dalam meningkatkan keterlibatan serta keyakinan pasien dalam mengelola kesehatannya secara mandiri. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan efikasi diri penderita hipertensi melalui pemberian hypertension self-management education (HSME) berbasis virtual reality. Kegiatan pengabdian dilakukan selama 4 minggu dengan melibatkan 65 penderita hipertensi. Tim pengabdi memberikan pendampingan dan edukasi self-management berbasis virtual reality. Hasil kuesioner didapatkan hasil efikasi diri responden sebelum kegiatan VR-HSME, mayoritas memiliki efikasi diri cukup 58.5% dan setelah kegiatan pendampingan menjadi efikasi diri baik 70.8%. Setelah kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat meningkatkan efikasi diri guna mencegah terjadinya stroke pada penderita hipertensi. Kata kunci: hipertensi; self-management; self-efficacy; stroke; virtual reality. AbstractUncontrolled hypertension causes damage to cerebral blood vessels and significantly increases the risk of stroke, which may result in permanent disability or death. Poor self-management among individuals with hypertension is often associated with low self-efficacy. Patients with low self-efficacy tend to be less consistent in adopting healthy behaviors, including adherence to antihypertensive medication, maintaining a low-sodium diet, engaging in regular physical activity, managing stress, and routinely monitoring blood pressure. Conventional educational approaches, which are generally one-way and less interactive, may limit meaningful learning experiences and reduce patients’ engagement and confidence in managing their health independently. This community service program aimed to improve the self-efficacy of individuals with hypertension through the implementation of a **Virtual Reality–Based Hypertension Self-Management Education (VR-HSME)** program. The program was conducted over four weeks and involved 65 individuals with hypertension. Participants received mentoring and self-management education using virtual reality technology. Questionnaire results indicated that, prior to the intervention, the majority of participants (58.5%) demonstrated a moderate level of self-efficacy. Following the VR-HSME program, 70.8% of participants achieved a high level of self-efficacy. These findings suggest that virtual reality–based hypertension self-management education has the potential to enhance self-efficacy, thereby supporting stroke prevention among individuals with hypertension. Keywords: hypertension; self-management; self-efficacy; stroke; virtual reality.
Pengaruh DAR,DER Terhadap Likuiditas Perusahaan Sritex tahun 2014-2023 Isnawati Isnawati; Siti Aisyah
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 2 No. 4 (2025): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Debt to Equity Ratio (DER) dan Debt to Asset Ratio (DAR) terhadap likuiditas PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) selama periode 2014–2023. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif, penelitian ini memanfaatkan data sekunder dari laporan keuangan tahunan perusahaan dan dianalisis menggunakan regresi linier sederhana serta korelasi Pearson dengan bantuan aplikasi STATA 15. Model Common Effect dipilih sebagai model terbaik. Uji asumsi klasik menunjukkan bahwa residual terdistribusi normal (Prob > chi2 = 0,6845), tidak terdapat multikolinearitas (VIF < 10), dan tidak terjadi heteroskedastisitas (Prob > F = 0,2114). Hasil uji F menunjukkan bahwa DER dan DAR tidak berpengaruh secara simultan terhadap likuiditas (Prob > F = 0,2114). Namun, hasil uji t menunjukkan bahwa DAR berpengaruh secara parsial terhadap likuiditas (P > |t| = 0,089), sementara DER tidak berpengaruh (P > |t| = 0,690). Nilai R-squared sebesar 0,3585 menunjukkan bahwa 35,85% variasi likuiditas dapat dijelaskan oleh variabel independen. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun utang jangka panjang dapat mendukung ketahanan keuangan, komposisinya harus dikelola secara strategis untuk menjaga posisi likuiditas yang sehat.