Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis tantangan utama modernitas terhadap nilai-nilai Islam, dampaknya terhadap pergeseran moral dan sosial masyarakat Muslim, serta merumuskan strategi adaptif-integratif dalam menghadapinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research) yang disajikan secara deskriptif-analitis. Data sekunder diperoleh dari buku, jurnal ilmiah, dan literatur relevan, yang dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) dan hermeneutik-kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama modernitas meliputi hegemoni sekularisme dan liberalisme, disrupsi etis di ruang digital, serta jeratan materialisme dan budaya konsumerisme. Dampak dari tantangan ini termanifestasi dalam pergeseran moral (komodifikasi agama, kesalehan digital, serta krisis otoritas keagamaan) dan pergeseran sosial (menguatnya individualisme yang mengikis ukhuwah islamiyah, dekonstruksi fungsi keluarga, serta polarisasi sosial). Untuk menghadapi tantangan tersebut, penelitian ini merumuskan empat strategi komprehensif: 1) Strategi intelektual melalui reaktualisasi ijtihad berbasis Maqashid Syariah dan integrasi ilmu; 2) Strategi sosial-keagamaan melalui penguatan moderasi beragama (Wasathiyah); 3) Strategi ekonomi melalui pengembangan ekosistem halal dan digitalisasi keuangan syariah; serta 4) Strategi dakwah dan teknologi melalui pemanfaatan media digital secara kreatif, rasional, dan berintegritas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa modernitas tidak seharusnya ditolak secara ekstrem maupun diterima secara pasrah, melainkan ditransformasikan menjadi peluang bagi kejayaan Islam dan kemaslahatan umat manusia
Copyrights © 2026