Sastra sebagaiĀ wujud kebudayaan yang hidup dan berkembang dalam masyarakat. Pada penelitian ini, kami mengangkat sastra lisan mengenai Sumur Sanga dan Kebo Bule. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui struktur naratif cerita dari Sumur Sanga dan Kebo Bule serta tanggapan masyarakat terhadap dua cerita tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan metode struktur naratif Alan Dundes. Dari hasil penelitian ini ditemukan motifeme dari Sumur Sanga yaitu lack, interdiction, task, lack, dan lack liquidate. Sedangkan Kebo Bule ditemukan motifeme lack liquidate, task, lack, lack liquidate, task completed, dan lack liquidate. Dapat disimpulkan dari kedua cerita tersebut terdapat motifeme yang sama yakni diakhiri motifeme lack liquidate. Sedangkan perbedaannya didalam cerita Sumur Sanga terdapat motifem interdiction dan pada cerita Kebo Bule tidak ada interdiction tetapi ada task completed. Selain itu, terdapat tanggapan dari masyarakat terhadap mitos cerita Sumur Sanga dan Kebo Bule yang sebagian masyarakat mempercayai mitos tersebut.
Copyrights © 2024