Mahasiswa menghadapi berbagai tekanan akademik dan tuntutan kehidupan modern yang berpotensi menurunkan kesejahteraan psikologis, sehingga keberadaan faktor protektif internal seperti rasa syukur menjadi penting. Penelitian ini bertujuan mengembangkan serta mengevaluasi validitas dan reliabilitas instrumen pengukuran rasa syukur pada mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei yang melibatkan 332 mahasiswa aktif dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Instrumen disusun berdasarkan tiga dimensi rasa syukur, yaitu persepsi kelimpahan, kemampuan menghargai pengalaman sederhana, dan apresiasi terhadap orang lain. Validitas isi dianalisis menggunakan koefisien Aiken’s V, sedangkan validitas konstruk diuji melalui Confirmatory Factor Analysis (CFA) dengan bantuan perangkat lunak Jamovi. Hasil analisis menunjukkan bahwa model akhir memenuhi kriteria goodness of fit dan menghasilkan 30 butir pernyataan yang valid. Uji reliabilitas memperoleh nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,843 yang menunjukkan konsistensi internal tinggi. Temuan ini mengindikasikan bahwa instrumen yang dikembangkan memiliki kualitas psikometrik yang memadai dan layak digunakan dalam penelitian maupun asesmen psikologis. Secara praktis, instrumen ini dapat dimanfaatkan oleh konselor perguruan tinggi, dosen pembimbing akademik, dan praktisi pendidikan untuk mengidentifikasi tingkat rasa syukur mahasiswa serta mendukung penyusunan program peningkatan kesejahteraan psikologis di lingkungan perguruan tinggi.
Copyrights © 2026