Budidaya jamur tiram memerlukan kondisi lingkungan yang stabil, terutama dari segi suhu dan kelembaban. Namun, sistem penyiraman manual masih banyak digunakan oleh petani, yang kurang efisien dan tidak konsisten dalam menjaga kondisi ideal. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem penyiraman otomatis berbasis Internet of Things (IoT) untuk mendukung proses budidaya jamur tiram secara lebih modern dan efisien. Sistem ini menggunakan sensor DHT22 untuk memantau suhu dan kelembaban, mikrokontroler ESP32 sebagai pusat kendali, serta aplikasi Blynk untuk pemantauan dan pengendalian jarak jauh melalui internet. Ketika kelembaban turun di bawah ambang batas yang telah ditentukan, sistem secara otomatis mengaktifkan pompa air untuk penyiraman. Pengujian selama 14 hari menunjukkan bahwa sistem mampu bekerja secara otomatis dan real-time dengan respon yang cepat, rata-rata waktu penyiraman sekitar 1,24 menit per semprot dan volume rata-rata 41,47 ml per penyiraman. Hasil analisis menunjukkan peningkatan efisiensi waktu, penghematan air, serta peningkatan kualitas hasil panen jamur tiram. Sistem ini mendapat respons positif dari mitra petani dan dinilai layak untuk diterapkan dalam skala kecil hingga menengah.
Copyrights © 2026