Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kontribusi Komunitas Belajar Lego-Lego Dalam Mendukung Pendidikan Anak Putus Sekolah Di sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Bantaeng. Komunitas ini dibentuk sebagai wadah alternatif pembelajaran yang bersifat inklusif, fleksibel, dan berbasis kebutuhan lokal, guna memberikan kesempatan kedua bagi anak-anak yang tidak mengenyam pendidikan formal. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif melalui pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan informan penelitian. Temuan dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa keberadaan Komunitas Belajar Lego-Lego di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) kabupaten Bantaeng memiliki peran penting dalam mendukung keberlanjutan pendidikan anak putus sekolah seperti (1) Pengembangan Keterampilan, (2) Literasi, (3) Pemberdayaan Masyarakat. sekaligus mendorong terciptanya lingkungan belajar yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Copyrights © 2026