Kutu daun (Aphidoidea) merupakan hama utama pada tanaman sawi hijau (Brassica juncea) yang dapat menurunkan kualitas dan produktivitas tanaman. Penggunaan pestisida sintetis secara berkelanjutan berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan, sehingga diperlukan alternatif yang lebih ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas bioinsektisida berbahan dasar lindi sampah organik rumah tangga dan larutan daun serai wangi (Cymbopogon nardus) terhadap mortalitas kutu daun serta menentukan nilai Lethal Concentration 50 (LC₅₀), yaitu konsentrasi yang mampu menyebabkan kematian 50% populasi uji. Penelitian menggunakan rancangan post-test only control group dengan enam tingkat konsentrasi (30%, 35%, 40%, 45%, 50%, dan 55%) dan empat ulangan, sehingga total sampel sebanyak 480 ekor kutu daun. Data dianalisis menggunakan uji Probit. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi bioinsektisida meningkatkan mortalitas kutu daun secara berturut-turut sebesar 20%, 28,75%, 45%, 55%, 75%, dan 86,25%. Analisis Probit menghasilkan nilai LC₅₀ sebesar 45,503%, sedangkan uji Pearson Goodness of Fit sebesar 5,569 dengan nilai signifikansi 1,000 menunjukkan model sesuai dengan data penelitian. Bioinsektisida berbahan lindi sampah organik rumah tangga dan daun serai wangi berpotensi menjadi alternatif pengendalian kutu daun yang efektif dan ramah lingkungan.
Copyrights © 2026