Penelitian ini membahas estetika Tari Baombai di Jorong Ganting Kecamatan Sijunjung, Sumatera Barat. Tari Baombai merupakan tari tradisional yang terinspirasi dari aktivitas masyarakat dalam mengolah sawah secara bergotong royong yang disebut Batobo. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis estetika Tari Baombai. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Penelitian ini menggunakan teori estetika A.A.M Djelantik tentang wujud, isi dan penyajian serta teori Susanne K. Langer tentang simbol dan makna sebagai teori pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai estetika Tari Baombai terlihat pada ragam gerak mancangkua, malunyah dan mananam padi. Musik internal berupa dendang pantun serta penggunaan properti cangkul yang menjadi simbol aktivitas masyarakat petani. Tari Baombai mengandung nilai kebersamaan, gotong royong dan kehidupan sosial masyarakat Jorong Ganting yang diwujudkan melalui bentuk penyajian tari secara harmonis.
Copyrights © 2026