Perkembangan teknologi digital mendorong penggunaan sistem pembayaran non-tunai, salah satunya Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai standar nasional pembayaran berbasis kode QR di Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh persepsi kemudahan penggunaan QRIS terhadap keputusan pembelian konsumen di Fore Coffee cabang Trans Studio Mall Makassar. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris terhadap kajian penerimaan teknologi pembayaran digital pada sektor ritel kopi modern yang menerapkan sistem transaksi cashless. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 91 responden yang dipilih menggunakan rumus Slovin dengan margin of error 10% dan teknik accidental sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kemudahan penggunaan QRIS berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (p < 0,001). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,452 menunjukkan bahwa 45,2% keputusan pembelian dipengaruhi oleh persepsi kemudahan penggunaan QRIS.
Copyrights © 2026