Tumpahan minyak merupakan salah satu bentuk pencemaran laut yang berpotensi mengganggu kondisi oseanografi serta memengaruhi distribusi daerah potensi ikan, terutama di wilayah dengan aktivitas industri serta eksplorasi minyak dan gas bumi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tumpahan minyak dan perubahan daerah potensi ikan di perairan Kabupaten Karawang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui analisis spasial dan temporal. Sebaran tumpahan minyak diidentifikasi menggunakan citra radar Sentinel-1A melalui metode Adaptive Thresholding pada periode 2019–2021. Sementara itu, penentuan daerah potensi ikan dilakukan berdasarkan parameter oseanografi yang meliputi suhu permukaan laut (SPL), klorofil-a, dan salinitas pada periode 2017–2021 dengan resolusi temporal bulanan. Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan hubungan negatif yang lemah antara luasan tumpahan minyak dan luasan daerah potensi ikan (ρ = −0,288; p = 0,638). Nilai korelasi yang rendah diduga dipengaruhi oleh keterbatasan sebaran minyak, variasi konsentrasi minyak, perbedaan resolusi spasial data citra, serta kemungkinan adanya keterlambatan respons ekosistem (lag time). Meskipun demikian, analisis spasial menunjukkan adanya pergeseran distribusi daerah potensi ikan yang cenderung menjauhi wilayah pesisir yang terdampak tumpahan minyak.
Copyrights © 2026