This Author published in this journals
All Journal Jurnal Chart Datum
Adhitiyah Rosy Wijayanti
Universitas Pendidikan Indonesia, Kampus Serang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Hubungan Tumpahan Minyak Terhadap Daerah Potensi Ikan di Wilayah Perairan Kabupaten Karawang: Analysis of The Relationship Between Oil Spills and Potential Fishing Grounds in The Waters of Karawang Regency Willdan Aprizal Arifin; Adhitiyah Rosy Wijayanti; La Ode Alam Minsaris
Jurnal Chart Datum Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Chart Datum
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37875/chartdatum.v12i1.406

Abstract

Tumpahan minyak merupakan salah satu bentuk pencemaran laut yang berpotensi mengganggu kondisi oseanografi serta memengaruhi distribusi daerah potensi ikan, terutama di wilayah dengan aktivitas industri serta eksplorasi minyak dan gas bumi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tumpahan minyak dan perubahan daerah potensi ikan di perairan Kabupaten Karawang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui analisis spasial dan temporal. Sebaran tumpahan minyak diidentifikasi menggunakan citra radar Sentinel-1A melalui metode Adaptive Thresholding pada periode 2019–2021. Sementara itu, penentuan daerah potensi ikan dilakukan berdasarkan parameter oseanografi yang meliputi suhu permukaan laut (SPL), klorofil-a, dan salinitas pada periode 2017–2021 dengan resolusi temporal bulanan. Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan hubungan negatif yang lemah antara luasan tumpahan minyak dan luasan daerah potensi ikan (ρ = −0,288; p = 0,638). Nilai korelasi yang rendah diduga dipengaruhi oleh keterbatasan sebaran minyak, variasi konsentrasi minyak, perbedaan resolusi spasial data citra, serta kemungkinan adanya keterlambatan respons ekosistem (lag time). Meskipun demikian, analisis spasial menunjukkan adanya pergeseran distribusi daerah potensi ikan yang cenderung menjauhi wilayah pesisir yang terdampak tumpahan minyak.