Banjir merupakan bencana hidrometeorologi yang sering terjadi di Daerah Aliran Sungai (DAS) Air Dingin Kota Padang akibat tinggi curah hujan dan kondisi topografi wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan debit banjir rencana, melakukan simulasi banjir menggunakan perangkat lunak HEC-RAS serta memetakan sebaran genangan banjir di DAS Air Dingin. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis hidrologi dan hidrolika. Data yang digunakan meliputi data curah hujan periode 2015–2024, Digital Elevation Model (DEM), tata guna lahan, dan data pasang surut. Analisis dilakukan melalui perhitungan curah hujan rencana, debit banjir rencana, serta simulasi banjir dua dimensi (2D unsteady flow) menggunakan HEC-RAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa simulasi HEC-RAS mampu memetakan sebaran genangan banjir pada kala ulang 50 dan 100 tahun. Wilayah hilir DAS Air Dingin memiliki potensi genangan yang lebih tinggi dibandingkan wilayah hulu. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi informasi pendukung dalam upaya mitigasi banjir dan perencanaan tata ruang di Kota Padang.
Copyrights © 2026