Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak transformasi digital melalui penerapanQuick Response Code Indonesian Standard (QRIS) dan tingkat aktivitas transaksi terhadapproduktivitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Ambon. Di tengah statusKota Ambon sebagai "Pemerintah Daerah Digital," evaluasi empiris terhadap profitabilitaslangsung pelaku usaha mikro di wilayah kepulauan masih terbatas. Penelitian ini menggunakanpendekatan kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada 100 responden pelaku UMKMpengguna QRIS di Kota Ambon. Metode analisis yang digunakan adalah Regresi LinierBerganda melalui pendekatan Ordinary Least Squares (OLS). Hasil penelitian menunjukkanbahwa secara parsial, penerapan QRIS ($X_1$) berpengaruh positif dan signifikan terhadapproduktivitas UMKM ($Y$) dengan koefisien regresi sebesar 0,252 (Prob. 0,0118). Aktivitastransaksi ($X_2$) juga memiliki pengaruh positif dan signifikan yang kuat terhadapproduktivitas dengan koefisien 0,441 (Prob. 0,0000). Secara simultan, kedua variabel tersebutberkontribusi sebesar 35,4% ($R^2 = 0,354$) terhadap variasi produktivitas UMKM di KotaAmbon.
Copyrights © 2026