JURNAL AL-AQIDAH
Vol 18, No 1 (2026)

TAUHID DALAM PEMIKIRAN ISMAIL RAJI AL FARUQI

teguh iswahyudi (Unknown)



Article Info

Publish Date
25 Jul 2026

Abstract

Konsep tauhid dalam pemikiran Ismail Raji al-Faruqi menjadi fondasi filosofis utama bagi rekonstruksi epistemologi Islam di tengah krisis dikotomi antara ilmu agama dan ilmu dunia. Melalui paradigma Islamization of Knowledge, al-Faruqi menegaskan bahwa tauhid tidak hanya berfungsi sebagai doktrin teologis, tetapi juga sebagai asas ontologis, epistemologis, dan aksiologis yang menyatukan wahyu, akal, dan realitas empiris. Dalam kerangka ini, tauhid dipahami sebagai prinsip kesatuan dalam keberadaan dan pengetahuan, yang menuntun manusia untuk memandang seluruh cabang ilmu sebagai manifestasi keesaan Tuhan. Pemikiran al-Faruqi merespons krisis modernitas dan sekularisme yang menyingkirkan nilai-nilai spiritual dari struktur pengetahuan dengan menawarkan sistem pendidikan dan metodologi ilmiah berbasis nilai Ilahi. Secara praktis, gagasan ini mendorong rekonstruksi kurikulum pendidikan Islam yang integratif, memadukan wahyu dan rasionalitas untuk membentuk insan kamil yang holistik secara spiritual, moral, dan intelektual. Dengan demikian, pemikiran tauhid al-Faruqi relevan sebagai paradigma alternatif bagi pembaruan peradaban Islam yang mampu menjawab tantangan globalisasi, sekularisasi, dan fragmentasi ilmu pengetahuan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

alaqidah

Publisher

Subject

Religion Humanities

Description

AL-AQIDAH contains the results of research on Philosophy, Islamic Philosophy and Thought . The main focus of the Jurnal includes: 1. Philosophy, 2. Islamic Philosophy, 3. Islamic Thought, 4. Theology, 5. Islamic theology, 6. ...